oleh

Tetapkan Tahapan KLB 2021, Rapat Exco PSSI Jatim Digelar Secara Daring

SURABAYA – Keputusan rapat Komite Eksekutif atau Exco Asprov PSSI Jatim, terkait pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI Jatim langsung direspon Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP), dengan menggelar rapat perdana untuk menyusun tahapan pemilihan anggota Exco PSSI Jatim, di kantor PSSI Jatim, Jalan Ketampon 90, Kamis (21/1/2021).

Rapat perdana ini dipimpin Ketua KP KLB Asprov PSSI Jatim, H Makin Rahmat, SH, MH, dihadiri anggota KP dan Komite Banding Pemilihan (KBP) KLB Asprov PSSI Jatim, serta didampingi Sekretaris Asprov PSSI Jatim H. Amir Burhanuddin, SH. Membahas sosialisasi Kongres Luar Biasa (KLB), dan tahapan-tahapan proses KLB sesuai dengan statute PSSI.

“Kami sudah menetapkan tahapan-tahapan untuk persiapan pemilihan ketua, wakil ketua dan anggota Exco (Komite Eksekutif) PSSI Jatim periode 2021-2025 pada KLB Asprov PSSI Jatim yang insha-Allah digelar akhir Maret mendatang. Timeline tahapan-tahapan ini sesuai dengan statuta PSSI yang terbaru,” ungkap Makin Rahmat, Jumat (22/1/2021).

Lanjut Makin Rahmat, yang juga Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Jatim ini, digelarnya KLB 2021 merupakan hasil keputusan rapat Exco PSSI Jatim yang digelar 12 Januari 2021 lalu. Rapat yang digelar secara daring ini dipimpin langsung Ketua Umum Asprov PSSI Jatim, Ahmad Riyadh UB, Ph.D, memutuskan hal-hal prinsip, agar organisasi Asprov PSSI Jatim tetap eksis di tengah kondisi pandemi Covid-19.

Baca Juga  Pemerintah Berikan Insentif Royalti Batubara, Dorong Program Dimethyl Ether

“Jadi, kami (KP) akan koordinasi dengan Asprov PSSI Jatim untuk mengirim surat dan memberitahukan kepada anggota PSSI Jatim tentang tahapan KLB. Intinya, keseriusan Asprov menggelar KLB harus tetap memperhatikan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19,” ulasnya.

Sebelumnya, PSSI Jatim telah memberitahukan, masa bakti kepengurusan PSSI Jatim yang dipimpin Ahmad Riyadh UB, Ph.D, akan berakhir pada 2021, setelah ia terpilih melalui KLB 2017 di Garden Palace Hotel, Surabaya.
Ahmad Riyadh, membenarkan, setelah Exco Asprov PSSI Jatim menggelar rapat secara daring, memutuskan menghentikan pelaksanaan Liga 3, juga memutuskan Asprov PSSI Jatim akan menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) pada akhir Maret 2021.

Baca Juga  Ketua Fraksi Gerindra: Kebijakan Zonasi PPDB Perlu Disempurnakan

“Digelarnya KLB, berdasarkan statuta PSSI Jatim terbaru 2020, voter pada KLB nanti sesuai dengan kompetisi terakhir (2019) yang berjumlah 75 voter, ditambah satu suara dari Asosiasi Futsal Provinsi (AFP),” kata Ahmad Riyadh, Kamis (22/1/2021).

Jumlah voter yang mencapai 75 itu dengan rincian 38 voter Askab/Askot, dan 37 klub peserta kompetisi Liga 3 Jatim 2019. “Sebenarnya klub peserta kompetisi Liga 3 Jatim 2019 ada 38 klub, namun karena lolos ke Liga 2 (Putra Sinar Giri), klub ini kehilangan hak suaranya,” terang Riyadh.

Riyadh yang baru satu periode memimpin Asprov PSSI Jatim diprediksi masih berpeluang besar terpilih lagi untuk periode berikutnya. “Justru yang ramai dalam kongres nanti adalah pemilihan exco, bukan pemilihan ketua umum,” kata sumber di Asprov PSSI Jatim.

Bahkan, menurut sumber tersebut, untuk bisa menjadi exco saat ini sudah banyak yang gerilya untuk mendapatkan dukungan dari peserta kongres yang punya hak suara.

Tahapan KLB:

28 Januari: Pemberitahuan kepada seluruh anggota tentang akan digelarnya KLB Asprov PSSI Jatim. Untuk pemberitahuan ini Asprov PSSI akan mengirim surat kepada seluruh anggota PSSI Jatim. Surat ini dilampiri SK voters yang akan memberikan suaranya pada KLB. Berdasarkan rapat Komite Eksekutif, untuk voters pada KLB nanti berjumlah 76 voters, dengan rincian 38 Askab/Askot, 37 klub anggota peserta kompetisi Liga 3 2019, dan satu suara dari Asosiasi Futsal Provinsi (AFP).

Baca Juga  Usai puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina) serta rangkaian ibadah lainnya, Jemaah haji yang tergabung dalam gelombang pertama secara berangsur – angsur akan dipulangkan ke tanah air. Kepulangan Jemaah haji gelombang pertama melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah mulai tanggal 4 Juli 2023. Kepala Biro Kesra Drs. H. Zulkifli Syukur yang juga Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Haji Antara (EHA) Riau mengatakan untuk kepulangan Jemaah haji Riau telah mempersiapkan transportasi jemaah dari Hang Nadim Batam menuju Pekanbaru. “Sebagaimana keberangkatan, Pemerintah Provinsi Riau telah mempersiapkan transportasi Jemaah haji mulai dari Hang Nadim Batam sampai ke Embarkasi Haji Antara Riau. Dengan menggunakan pesawat carteran Lion Air, Jemaah haji Riau akan diterbangkan dengan dua kali penerbangan,”ujarnya, Senin (3/7/2023). Lebih lanjut Zulkifli juga mengatakan sesampainya di bandara Sultan Syarif Kasim Pekanbaru Jemaah akan di jemput menggunakan armada bus untuk dibawa ke Asrama Haji Antara. “setibanya di Pekanbaru, Jemaah akan diangkut menggunakan armada bus yang telah disediakan Pemerintah Provinsi Riau. Jemaah akan di bawa ke EHA untuk selanjutnya dilakukan prosesi penerimaan oleh PPIH di Aula kedatangan,"tambahnya, Kemudian, Setelah selesai prosesi penerimaan Jemaah akan menjadi tanggung jawab PPIH daerah untuk kembali ke daerah masing – masing. Meskipun begitu PPIH EHA akan membantu proses kembalinya Jemaah ke daerah masing – masing. Sementara itu,Pelaksana harian (Plh) Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Riau, Muliardi menyambaikan bahwa untuk Jemaah haji kloter 2 asal Kota Pekanbaru akan dipulangkan pertama pada tanggal 5 Juli 2023 dengan maskapai Lion Air. Diperkirakan akan sampai di Asrama Haji Pekanbaru pada pukul 10.55 WIB. Lalu disusul dengan kepulangan jemaah haji kloter 4 (Kabupaten Kampar) pada 6 Juli, kloter 6 (Indragiri Hilir) dan kloter 7 (Kampar) pada 7 Juli, kloter 8 (Rokan Hilir dan Pekanbaru) dan Kloter 9 (Pekanbaru) pada 8 Juli, Kloter 10 (Bengkalis) pada 9 Juli. Kemudian kloter 11 (Pelalawan) pada 10 Juli, kloter 12 (Rokan Hulu) pada 11 Juli, Kloter 13 (Kuantan Singingi dan Dumai) pada 13 Juli, Kloter 14 (Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir) pada 14 Juli, Kloter 15 (Siak dan Kuantan Singingi) pada 15 Juli, Kloter 16 (Indragiri Hilir dan Pekanbaru) pada 16 Juli. “Terakhir, kloter 32 dan 33 asal Pekanbaru, Indragiri Hilir dan Kampar akan dipulangkan ke tanah air pada 3 Agustus 2023,” tutupnya.

29 Januari – 20 Februari:
Pendaftaran calon ketua, wakil ketua, dan anggota Komite Eksekutif.

21-24 Februari:
Verifikasi dokumen para pendaftar calon ketua, wakil ketua, dan anggota Komite Eksekutif.

25-28 Februari:
Waktu perbaikan dokumen pendaftar bila ada yang kurang lengkap.

1 Maret:
Pengumuman bakal calon Ketua, Wakil Ketua, dan anggota Komite Eksekutif.

2-3 Maret:
Masa sanggah dan masukan dari publik/masyarakat terkait bakal calon ketua, wakil ketua, dan anggota Komite Eksekutif.

2-5 Maret:
Masa pengajuan banding.

6-8 Maret:
Masa pemeriksaan dan putusan hasil banding.

9 Maret:
Pengumuman calon tetap Ketua, Wakil Ketua, dan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Jatim. (*/red)

News Feed