SEMARANG – Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) menggelar pameran bertajuk Rumah Kriya Asri. Diselenggarakan online, gelaran ini menampilkan ratusan produk dari perajin kriya Jawa Tengah, pada 6-25 September 2021.
Hal itu dikatakan Humas Dekranas Dina Ikhsan, saat berbincang virtual dengan Ketua Dekranasda Jateng Atikoh Ganjar Pranowo, Selasa (7/9/2021). Ia menyebut, pameran itu menggunakan platform marketplace untuk menjual dan memamerkan produk kerajinan.
Selain Jawa Tengah, adapula produk daerah lain yang ditampilkan. Seperti Gorontalo, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tenggara, Sumatera Barat, Mandalika, dan beberapa kerajinan yang telah dikurasi oleh kurator nasional Musa. Produk-produk tersebut, adalah hasta karya dari lima daerah yang dijadikan Destinasi Superprioritas oleh Pemerintah Republik Indonesia.
Baca Juga Usai puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina) serta rangkaian ibadah lainnya, Jemaah haji yang tergabung dalam gelombang pertama secara berangsur – angsur akan dipulangkan ke tanah air. Kepulangan Jemaah haji gelombang pertama melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah mulai tanggal 4 Juli 2023. Kepala Biro Kesra Drs. H. Zulkifli Syukur yang juga Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Haji Antara (EHA) Riau mengatakan untuk kepulangan Jemaah haji Riau telah mempersiapkan transportasi jemaah dari Hang Nadim Batam menuju Pekanbaru. “Sebagaimana keberangkatan, Pemerintah Provinsi Riau telah mempersiapkan transportasi Jemaah haji mulai dari Hang Nadim Batam sampai ke Embarkasi Haji Antara Riau. Dengan menggunakan pesawat carteran Lion Air, Jemaah haji Riau akan diterbangkan dengan dua kali penerbangan,”ujarnya, Senin (3/7/2023). Lebih lanjut Zulkifli juga mengatakan sesampainya di bandara Sultan Syarif Kasim Pekanbaru Jemaah akan di jemput menggunakan armada bus untuk dibawa ke Asrama Haji Antara. “setibanya di Pekanbaru, Jemaah akan diangkut menggunakan armada bus yang telah disediakan Pemerintah Provinsi Riau. Jemaah akan di bawa ke EHA untuk selanjutnya dilakukan prosesi penerimaan oleh PPIH di Aula kedatangan,"tambahnya, Kemudian, Setelah selesai prosesi penerimaan Jemaah akan menjadi tanggung jawab PPIH daerah untuk kembali ke daerah masing – masing. Meskipun begitu PPIH EHA akan membantu proses kembalinya Jemaah ke daerah masing – masing. Sementara itu,Pelaksana harian (Plh) Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Riau, Muliardi menyambaikan bahwa untuk Jemaah haji kloter 2 asal Kota Pekanbaru akan dipulangkan pertama pada tanggal 5 Juli 2023 dengan maskapai Lion Air. Diperkirakan akan sampai di Asrama Haji Pekanbaru pada pukul 10.55 WIB. Lalu disusul dengan kepulangan jemaah haji kloter 4 (Kabupaten Kampar) pada 6 Juli, kloter 6 (Indragiri Hilir) dan kloter 7 (Kampar) pada 7 Juli, kloter 8 (Rokan Hilir dan Pekanbaru) dan Kloter 9 (Pekanbaru) pada 8 Juli, Kloter 10 (Bengkalis) pada 9 Juli. Kemudian kloter 11 (Pelalawan) pada 10 Juli, kloter 12 (Rokan Hulu) pada 11 Juli, Kloter 13 (Kuantan Singingi dan Dumai) pada 13 Juli, Kloter 14 (Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir) pada 14 Juli, Kloter 15 (Siak dan Kuantan Singingi) pada 15 Juli, Kloter 16 (Indragiri Hilir dan Pekanbaru) pada 16 Juli. “Terakhir, kloter 32 dan 33 asal Pekanbaru, Indragiri Hilir dan Kampar akan dipulangkan ke tanah air pada 3 Agustus 2023,” tutupnya.
“Kita menampilkan produk Jawa Tengah di marketplace ladara.id dan tokopedia. Klik saja banner pamerannya di toko-toko online tersebut,” ujarnya.
Ketua Dekranasda Jateng Atikoh Ganjar Pranowo menyampaikan apresiasi, atas pameran Rumah Kriya Asri. Menurutnya, hal ini merupakan pendongkrak jualan kerajinan kriya di tengah pandemi Covid-19.
“Apalagi dengan kurasi yang dilakukan oleh Mas Musa. Itu sangat detail. Bagaimana sebuah produk itu harus bercerita, konsepnya tidak terlalu bermacam-macam. Juga ada pelatihan agar UMKM bisa naik kelas ke tingkat nasional maupun internasional,” sebutnya.
Atikoh membeberkan, ada 28 perajin dengan 405 produk yang ikut dalam pameran tersebut. Produk mereka telah lolos kurasi dan berkualitas. Beberapa produk yang ikut kurasi di antaranya, tunik dari Sahara Pristasi, dompet dari Ula Leather, berbagai miniatur dari Lidiah Art, dan sebagainya.
Menurut Atikoh, pameran Rumah Kriya Asri merupakan ajang yang tepat bagi perajin kriya Jateng. Sebab, imbas wabah benar-benar terasa pada sektor pariwisata yang berkait erat dengan kerajinan kriya.
Dari survei yang dilakukan, penjualan produk UMKM termasuk perajin kriya terimbas. Karenanya, banyak perajin yang akhirnya berinovasi dengan memasuki sektor jualan online. (*/cr1)
Sumber: aceh.siberindo.co