oleh

Atasi Jalan Amblas Akibat Abrasi Tembilahan, BPJN Riau Siap Datangkan Jembatan Bailey

Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Riau masih terus melakukan kajian terhadapat jalan nasional yang tergerus abrasi di Parit 6 Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Di mana kondisi jalan tersebut mengalami penurunan dan retakan. Untuk antisipasi sementara, pihak PBJN jalan sudah melakukan tindakan darurat agar jalan ini bisa kembali fungsional.

Kepala BPJN Riau, Yohanis Tulak Todingrara kepada wartawan mengatakan setelah kejadian abrasi,  pihaknya segera melakukan koordinasi dengan pemda setempat dan seluruh pemangku kepentingan.

Baca Juga  Gubri Abdul Wahid Serahkan Bantuan Puluhan Juta Rupiah untuk Masjid dan Warga Pandau Jaya

Adapun langkah pertama yang dilakukan, adalah perambuan dan membatasi tonase kendaraan yang lewat. Di mana saat ini kendaraan yang lewat maksimal hanya roda enam.

“Sejak itu kita lansung kerja, progresnya melakukan pancangan dan melakukan penimbunan,agar jalan ini fungsinal” ujar Yuhanis Tulak Sabtu (13/07/24).

Diharapkan dalam satu mingga kedepan upaya ini bisa kembalikan normal dan tidak dilakukan lagi buka tutup. Di sisi lain, pihaknya juga akan terus melakukan pengecekan.

Baca Juga  Usai puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina) serta rangkaian ibadah lainnya, Jemaah haji yang tergabung dalam gelombang pertama secara berangsur – angsur akan dipulangkan ke tanah air. Kepulangan Jemaah haji gelombang pertama melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah mulai tanggal 4 Juli 2023. Kepala Biro Kesra Drs. H. Zulkifli Syukur yang juga Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Haji Antara (EHA) Riau mengatakan untuk kepulangan Jemaah haji Riau telah mempersiapkan transportasi jemaah dari Hang Nadim Batam menuju Pekanbaru. “Sebagaimana keberangkatan, Pemerintah Provinsi Riau telah mempersiapkan transportasi Jemaah haji mulai dari Hang Nadim Batam sampai ke Embarkasi Haji Antara Riau. Dengan menggunakan pesawat carteran Lion Air, Jemaah haji Riau akan diterbangkan dengan dua kali penerbangan,”ujarnya, Senin (3/7/2023). Lebih lanjut Zulkifli juga mengatakan sesampainya di bandara Sultan Syarif Kasim Pekanbaru Jemaah akan di jemput menggunakan armada bus untuk dibawa ke Asrama Haji Antara. “setibanya di Pekanbaru, Jemaah akan diangkut menggunakan armada bus yang telah disediakan Pemerintah Provinsi Riau. Jemaah akan di bawa ke EHA untuk selanjutnya dilakukan prosesi penerimaan oleh PPIH di Aula kedatangan,"tambahnya, Kemudian, Setelah selesai prosesi penerimaan Jemaah akan menjadi tanggung jawab PPIH daerah untuk kembali ke daerah masing – masing. Meskipun begitu PPIH EHA akan membantu proses kembalinya Jemaah ke daerah masing – masing. Sementara itu,Pelaksana harian (Plh) Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Riau, Muliardi menyambaikan bahwa untuk Jemaah haji kloter 2 asal Kota Pekanbaru akan dipulangkan pertama pada tanggal 5 Juli 2023 dengan maskapai Lion Air. Diperkirakan akan sampai di Asrama Haji Pekanbaru pada pukul 10.55 WIB. Lalu disusul dengan kepulangan jemaah haji kloter 4 (Kabupaten Kampar) pada 6 Juli, kloter 6 (Indragiri Hilir) dan kloter 7 (Kampar) pada 7 Juli, kloter 8 (Rokan Hilir dan Pekanbaru) dan Kloter 9 (Pekanbaru) pada 8 Juli, Kloter 10 (Bengkalis) pada 9 Juli. Kemudian kloter 11 (Pelalawan) pada 10 Juli, kloter 12 (Rokan Hulu) pada 11 Juli, Kloter 13 (Kuantan Singingi dan Dumai) pada 13 Juli, Kloter 14 (Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir) pada 14 Juli, Kloter 15 (Siak dan Kuantan Singingi) pada 15 Juli, Kloter 16 (Indragiri Hilir dan Pekanbaru) pada 16 Juli. “Terakhir, kloter 32 dan 33 asal Pekanbaru, Indragiri Hilir dan Kampar akan dipulangkan ke tanah air pada 3 Agustus 2023,” tutupnya.

Selain itu, BPJN Riau juga berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Riau untuk mengecek dan mengetahui morfologi sungai. Jika terjadi penurunan kembali, maka pihaknya akan menggunakan Jembatan Bailey untuk mengatasi sementara kondisi ini.

“Kita siap datangkan jembatan Bailey, jembatan portable kesini jika hasil pengamatan  terjadi lagi penurunan, namun kita harap tidak”, katanya.

Baca Juga  Kini Pulau Payung Kembali ke Zona Hijau Covid-19

Selain itu menurutnya berdasarkan instruksi dari Pj Gubernur Riau SF Hariyanto yang meninjau lokasi kejadian ini, ada material milik Dinas PUPR PKPP Riau yang bisa digunakan. Sehingga, diharapkan dapat memperkuat struktur badan jalan dan tidak terjadi lagi penurunan.

News Feed