oleh

Tingkatkan Sinergi dengan Operasi Lilin Lancang Kuning 2021

PEKANBARU – Walikota Pekanbaru Dr. H. Firdaus, S.T, M.T diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. H.Syoffaizal, M.Si, menjadi inspektur upacara (irup) apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Lancang Kuning tahun 2021, bertempat di halaman Mapolresta Pekanbaru, Kamis (23/12) pagi.

Apel dengan tema “Melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Lancang Kuning 2021, Kita Tingkatkan Sinergi Polri dengan Instansi Terkait Dalam Rangka Memberikan Rasa Aman dan Nyaman Pada Perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022” ini turut dihadiri Wakapolresta AKBP Henky Poerwanto SIK MM.

Baca Juga  Usai puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina) serta rangkaian ibadah lainnya, Jemaah haji yang tergabung dalam gelombang pertama secara berangsur – angsur akan dipulangkan ke tanah air. Kepulangan Jemaah haji gelombang pertama melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah mulai tanggal 4 Juli 2023. Kepala Biro Kesra Drs. H. Zulkifli Syukur yang juga Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Haji Antara (EHA) Riau mengatakan untuk kepulangan Jemaah haji Riau telah mempersiapkan transportasi jemaah dari Hang Nadim Batam menuju Pekanbaru. “Sebagaimana keberangkatan, Pemerintah Provinsi Riau telah mempersiapkan transportasi Jemaah haji mulai dari Hang Nadim Batam sampai ke Embarkasi Haji Antara Riau. Dengan menggunakan pesawat carteran Lion Air, Jemaah haji Riau akan diterbangkan dengan dua kali penerbangan,”ujarnya, Senin (3/7/2023). Lebih lanjut Zulkifli juga mengatakan sesampainya di bandara Sultan Syarif Kasim Pekanbaru Jemaah akan di jemput menggunakan armada bus untuk dibawa ke Asrama Haji Antara. “setibanya di Pekanbaru, Jemaah akan diangkut menggunakan armada bus yang telah disediakan Pemerintah Provinsi Riau. Jemaah akan di bawa ke EHA untuk selanjutnya dilakukan prosesi penerimaan oleh PPIH di Aula kedatangan,"tambahnya, Kemudian, Setelah selesai prosesi penerimaan Jemaah akan menjadi tanggung jawab PPIH daerah untuk kembali ke daerah masing – masing. Meskipun begitu PPIH EHA akan membantu proses kembalinya Jemaah ke daerah masing – masing. Sementara itu,Pelaksana harian (Plh) Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Riau, Muliardi menyambaikan bahwa untuk Jemaah haji kloter 2 asal Kota Pekanbaru akan dipulangkan pertama pada tanggal 5 Juli 2023 dengan maskapai Lion Air. Diperkirakan akan sampai di Asrama Haji Pekanbaru pada pukul 10.55 WIB. Lalu disusul dengan kepulangan jemaah haji kloter 4 (Kabupaten Kampar) pada 6 Juli, kloter 6 (Indragiri Hilir) dan kloter 7 (Kampar) pada 7 Juli, kloter 8 (Rokan Hilir dan Pekanbaru) dan Kloter 9 (Pekanbaru) pada 8 Juli, Kloter 10 (Bengkalis) pada 9 Juli. Kemudian kloter 11 (Pelalawan) pada 10 Juli, kloter 12 (Rokan Hulu) pada 11 Juli, Kloter 13 (Kuantan Singingi dan Dumai) pada 13 Juli, Kloter 14 (Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir) pada 14 Juli, Kloter 15 (Siak dan Kuantan Singingi) pada 15 Juli, Kloter 16 (Indragiri Hilir dan Pekanbaru) pada 16 Juli. “Terakhir, kloter 32 dan 33 asal Pekanbaru, Indragiri Hilir dan Kampar akan dipulangkan ke tanah air pada 3 Agustus 2023,” tutupnya.

Kemudian hadir juga perwakilan dari Dandim 0301 Pekanbaru, Dinas Perhubungan, instansi terkait yang terlibat dalam Operasi Lilin Lancang Kuning dari gabungan Personel Polri, TNI, Dinas Perhubungan, BNPB, Damkar, Sat Pol PP, Jasa Raharja Pekanbaru.

Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Lancang Kuning 2021 ditandai dengan pemasangan pita kepada lima perwakilan dari satuan instansi masing-masing sebagai lambang tanda Operasi Lilin Lancang Kuning 2021 oleh Asisten I Syoffaizal.

Dikatakan Syoffaizal, Natal dan tahun baru (Nataru) sudah menjadi bagian dari tradisi masyarakat Indonesia untuk melaksanakan kegiatan ibadah, berkumpul, dan bersuka cita bersama keluarga dalam merayakan pergantian tahun.

Baca Juga  Fadjar Churniawan Hadiri Pencanangan Penjenamaan Rumah Sehat untuk Jakarta

“Hal ini tentunya akan meningkatkan mobilitas dan aktivitas masyarakat, sehingga berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas dan keamanan, keselamatan ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) serta penyebaran wabah Covid-19,” ucapnya, dilansir pekanbaru.go.id.

Untuk itu, sebut Syoffaizal, pelaksanaan Nataru tahun ini perlu lebih berhati-hati khususnya dalam mengantisipasi penyebaran varian Covid-19 jenis Omicron yang telah mulai mewabah di sejumlah negara.

Baca Juga  Kota Magelang Terima Penghargaan B2W Indonesia Award 2021

“Ini perlu diantisipasi secara bersama-sama mengingat covid varian Omicron memiliki kecepatan penyebaran 5 kali lebih cepat dari varian Delta,” ucapnya.

Kemudian kepada personel yang terlibat dalam Operasi Lilin Lancang Kuning 2021, ia berpesan agar menyiapkan mental dan fisik guna mengantisipasi potensi kerawanan dan aksi yang meresahkan masyarakat.

“Dalam menjalankan tugas, personel gabungan kita harapkan tetap profesional dan humanis serta mengedepankan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan),” tutupnya. (*/cr1)

News Feed