oleh

SMP Srijaya Negara Siap Selenggarakan NEES

Palembang – Ketua Pembina Pengurus Yayasan Srijaya Negara, Prof. Sofendi, M.A., Ph.D menegaskan untuk mengimplementasikan Nisai Elevate English Skills (NEES). Program ini bertujuan untuk membantu siswa di SMP Srijaya Negara mengembangkan kemampuan bahasa Inggris mereka serta membangun suasana internasional di SMP Srijaya Negara Palembang.

Guru Besar Pendidikan Bahasa Inggris tersebut menyebutkan bahwa program ini tidak hanya bermanfaat bagi semua siswa tapi juga untuk Nisai dan diharapkan Nisai dapat memfasilitasi siswa untuk mengembangkan potensi siswa dalam belajar Bahasa Inggris. “Ini merupakan bentuk bantuan dari Yayasan agar para siswa memiliki bekal untuk dapat beradaptasi dan berkompetisi di masa yang akan dating,” ujarnya.

Baca Juga  Waketum PRIMA : Tax Amnesty Jilid II , Bukti Kas Negara Lagi “Kosong Melompong"

Pembelajaran Bahasa Inggris tentunya sangat dibutuhkan para siswa untuk mengikuti perkembangan zaman yang semakin maju dan modern. Siswa harus memiliki kesempatan untuk belajar Bahasa Inggris dan tentunya diperlukan juga motivasi dan dukungan dari guru dan orang tua.

Huzer Efendi, S.Sos., selaku perwakilan pimpinan Nisai Indonesia menyebutkan bahwa, program NEES sebenarnya hanya ada di Indonesia dan menargetkan sekolah yang tidak menggunakan Bahasa Inggris (Sekolah Nasional) dengan tujuan agar sekolah nasional dapat membangun kualitasnya seperti sekolah Internasional.

Melalui program ini diharapkan siswa memiliki kepercayaan diri untuk menggunakan bahasa Inggris dalam kegiatan sehari-hari yang pada gilirannya akan meningkatkan kualitas lulusan SMP Srijaya Negara.  Program untuk tahap awal ini akan dilaksanakan di kelas 7 SMP Srijaya Negara yang diharapkan dapat dikembangkan secara bertahap untuk seluruh siswa SMP Srijaya Negara. Sebagai penanda dimulainya program ini akan diluncurkan program yang diharapkan dapat menjadi momentum bagi semua pihak untuk berkontribusi mensukseskan program ini.

Baca Juga  Pemprov Riau Siap Gandeng Investor Asing untuk Percepat Pembangunan Riau

Selain itu turut hadir juga kepala SMP Srijaya Negara, Ibu Sahara Aini, S.Pd. Dalam sambutannya beliau menyampaikan terima kasih kepada pihak yang telah mendukung kegiatan ini dan beliau berharap kegiatan ini akan tetap berlanjut untuk meningkatan mutu SMP Negeri Srijaya Negara.

Keberlanjutan NEES ini tentunya tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, supaya kegiatan ini tetap terlaksana dan mengangkat nama baik SMP Srijaya Negara Palembang. Harapannya program NEES dapat terus berlanjut ke jenjang Pendidikan selanjutnya, seperti di Sekolah Menengah Atas (SMA).

Baca Juga  Usai puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina) serta rangkaian ibadah lainnya, Jemaah haji yang tergabung dalam gelombang pertama secara berangsur – angsur akan dipulangkan ke tanah air. Kepulangan Jemaah haji gelombang pertama melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah mulai tanggal 4 Juli 2023. Kepala Biro Kesra Drs. H. Zulkifli Syukur yang juga Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Haji Antara (EHA) Riau mengatakan untuk kepulangan Jemaah haji Riau telah mempersiapkan transportasi jemaah dari Hang Nadim Batam menuju Pekanbaru. “Sebagaimana keberangkatan, Pemerintah Provinsi Riau telah mempersiapkan transportasi Jemaah haji mulai dari Hang Nadim Batam sampai ke Embarkasi Haji Antara Riau. Dengan menggunakan pesawat carteran Lion Air, Jemaah haji Riau akan diterbangkan dengan dua kali penerbangan,”ujarnya, Senin (3/7/2023). Lebih lanjut Zulkifli juga mengatakan sesampainya di bandara Sultan Syarif Kasim Pekanbaru Jemaah akan di jemput menggunakan armada bus untuk dibawa ke Asrama Haji Antara. “setibanya di Pekanbaru, Jemaah akan diangkut menggunakan armada bus yang telah disediakan Pemerintah Provinsi Riau. Jemaah akan di bawa ke EHA untuk selanjutnya dilakukan prosesi penerimaan oleh PPIH di Aula kedatangan,"tambahnya, Kemudian, Setelah selesai prosesi penerimaan Jemaah akan menjadi tanggung jawab PPIH daerah untuk kembali ke daerah masing – masing. Meskipun begitu PPIH EHA akan membantu proses kembalinya Jemaah ke daerah masing – masing. Sementara itu,Pelaksana harian (Plh) Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Riau, Muliardi menyambaikan bahwa untuk Jemaah haji kloter 2 asal Kota Pekanbaru akan dipulangkan pertama pada tanggal 5 Juli 2023 dengan maskapai Lion Air. Diperkirakan akan sampai di Asrama Haji Pekanbaru pada pukul 10.55 WIB. Lalu disusul dengan kepulangan jemaah haji kloter 4 (Kabupaten Kampar) pada 6 Juli, kloter 6 (Indragiri Hilir) dan kloter 7 (Kampar) pada 7 Juli, kloter 8 (Rokan Hilir dan Pekanbaru) dan Kloter 9 (Pekanbaru) pada 8 Juli, Kloter 10 (Bengkalis) pada 9 Juli. Kemudian kloter 11 (Pelalawan) pada 10 Juli, kloter 12 (Rokan Hulu) pada 11 Juli, Kloter 13 (Kuantan Singingi dan Dumai) pada 13 Juli, Kloter 14 (Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir) pada 14 Juli, Kloter 15 (Siak dan Kuantan Singingi) pada 15 Juli, Kloter 16 (Indragiri Hilir dan Pekanbaru) pada 16 Juli. “Terakhir, kloter 32 dan 33 asal Pekanbaru, Indragiri Hilir dan Kampar akan dipulangkan ke tanah air pada 3 Agustus 2023,” tutupnya.

Program ini diresmikan oleh Dr. Dhruv Patel (CEO Nisai, Inggris, UK) secara virtual. Pada kegiatan launching program NEES ini turut hadir Gerry Khoo (Regional Director Nisai South East Asia, Kuala Lumpur), Hoa Do (Regional Marketing Nisai Asia,  Vietnam), Huzer Efendi, S.Sos., (Manajer Nisai Indonesia), Prof. Sofendi, M.A., Ph.D. (Pembina Yayasan Srijaya Negara), Drs. Hamdi, M.Si. (Ketua), Drs. Alfiandra, M.Hum (Bendahara), Drs. Marwan Pulungan (sekretaris) dan Dr. Rita Inderawati, M.Pd., (wakil sekretaris dan sebagai PIC Kegiatan NEES). (EL/RI)

News Feed