Wakil Menteri Sosial Agus Priyono menyebut sinergi dan kolaborasi menjadi poin penting dalam mengatasi kemiskinan di tanah air.
Hal tersebut dikatakan Agus Jabo saat berkunjung ke Journalist Boarding School (JBS) Cilegon Banten, Senin (16/12/2024) usai menghadiri peluncuran Hari Kestiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2024 di Taman Firdaus, Desa Talaga, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang.
Kedatangan Wamensos Agus Priyono disambut langsung oleh Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Firdaus yang juga Direktur Journalist Boarding School (JBS).
Perjumpaan kedua tokoh yang sama-sama merupakan aktivis Pelajar Islam Indonesia (PII) ini berlangsung hangat dan penuh keakraban.
Dalam obrolannya Agus Priyono menyebutkan bahwa Presiden Prabowo Subianto meminta agar semua aparatur negara bisa membuat rakyat terseyum.
“Jadi untuk dapat tersenyum, tentu semua kebutuhan harus terpenuhi. Inilah perintah bapak Presiden Prabowo,” ujar Agus Priyono.
Disamping itu menurut Agus Priyono, dalam mengentaskan kemiskinan, Kemensos tentu tidak dapat bekerja sendiri melainkan harus bekerjasama dengan semua pihak.
Baca Juga Usai puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina) serta rangkaian ibadah lainnya, Jemaah haji yang tergabung dalam gelombang pertama secara berangsur – angsur akan dipulangkan ke tanah air. Kepulangan Jemaah haji gelombang pertama melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah mulai tanggal 4 Juli 2023. Kepala Biro Kesra Drs. H. Zulkifli Syukur yang juga Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Haji Antara (EHA) Riau mengatakan untuk kepulangan Jemaah haji Riau telah mempersiapkan transportasi jemaah dari Hang Nadim Batam menuju Pekanbaru. “Sebagaimana keberangkatan, Pemerintah Provinsi Riau telah mempersiapkan transportasi Jemaah haji mulai dari Hang Nadim Batam sampai ke Embarkasi Haji Antara Riau. Dengan menggunakan pesawat carteran Lion Air, Jemaah haji Riau akan diterbangkan dengan dua kali penerbangan,”ujarnya, Senin (3/7/2023). Lebih lanjut Zulkifli juga mengatakan sesampainya di bandara Sultan Syarif Kasim Pekanbaru Jemaah akan di jemput menggunakan armada bus untuk dibawa ke Asrama Haji Antara. “setibanya di Pekanbaru, Jemaah akan diangkut menggunakan armada bus yang telah disediakan Pemerintah Provinsi Riau. Jemaah akan di bawa ke EHA untuk selanjutnya dilakukan prosesi penerimaan oleh PPIH di Aula kedatangan,"tambahnya, Kemudian, Setelah selesai prosesi penerimaan Jemaah akan menjadi tanggung jawab PPIH daerah untuk kembali ke daerah masing – masing. Meskipun begitu PPIH EHA akan membantu proses kembalinya Jemaah ke daerah masing – masing. Sementara itu,Pelaksana harian (Plh) Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Riau, Muliardi menyambaikan bahwa untuk Jemaah haji kloter 2 asal Kota Pekanbaru akan dipulangkan pertama pada tanggal 5 Juli 2023 dengan maskapai Lion Air. Diperkirakan akan sampai di Asrama Haji Pekanbaru pada pukul 10.55 WIB. Lalu disusul dengan kepulangan jemaah haji kloter 4 (Kabupaten Kampar) pada 6 Juli, kloter 6 (Indragiri Hilir) dan kloter 7 (Kampar) pada 7 Juli, kloter 8 (Rokan Hilir dan Pekanbaru) dan Kloter 9 (Pekanbaru) pada 8 Juli, Kloter 10 (Bengkalis) pada 9 Juli. Kemudian kloter 11 (Pelalawan) pada 10 Juli, kloter 12 (Rokan Hulu) pada 11 Juli, Kloter 13 (Kuantan Singingi dan Dumai) pada 13 Juli, Kloter 14 (Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir) pada 14 Juli, Kloter 15 (Siak dan Kuantan Singingi) pada 15 Juli, Kloter 16 (Indragiri Hilir dan Pekanbaru) pada 16 Juli. “Terakhir, kloter 32 dan 33 asal Pekanbaru, Indragiri Hilir dan Kampar akan dipulangkan ke tanah air pada 3 Agustus 2023,” tutupnya.
“Graduasi kemiskinan hanya akan terjadi jika masyarakat berdaya secara ekonomi. Inilah tugas kemensos untuk membantu masyarakat,” tandas Agus Priyono.
Disisi lain Agus Priyono menyebut, stagnannya angka kemiskinan saat ini bermula dari data.
“Jadi bapak presiden meminta untuk memperbaiki soal data. Permasalahan data ini mengakibatkan adanya bantuan sosial yang tidak tepat sasaran. Karena itulah, saat ini sedang disusun sebuah data tunggal untuk penanganan kemiskinan,” jelas Agus Priyono.
“Jadi sekali lagi saya katakan, kuncinya untuk graduasi dan penurunan angka kemiskinan itu adalah sinergi dan kolaborasi semua pihak. Agar seperti saya sebutkan, rakyat bisa tersenyum, bisa gemuyu,” imbuh Wamensos Agus Jabo.
Selain berdiskusi santai, dalam kunjungannya, Wamensos Agus Jabo juga menyempatkan diri meninjau sarana dan prasarana di Journalist Boarding School (JBS), Cilegon.