oleh

Kota Magelang Terima Penghargaan B2W Indonesia Award 2021

KOTA MAGELANG – Kota Magelang menerima penghargaan pemenang Bike-To-Work (B2W) Indonesia Award 2021 atas komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pesepeda. Dengan penghargaan tersebut, Kota Magelang layak disebut sebagai Kota Ramah Sepeda kategori kota kecil/sedang predikat gold/emas.

Penghargaan disampaikan Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen) Kementerian Dalam Negeri Akmal Malik, kepada Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz, di Pendapa Pengabdian Kota Magelang, Sabtu (29/1/2022). Hadir pula pada acara itu Ketua Umum B2W Indonesia Fahmi Saimima, Forkopimda, serta sejumlah pejabat Pemkot Magelang.

“Kami berterima kasih atas penghargaan ini, ini kado luar biasa dari B2W. Penghargaan yang kami semua harus semangat memberikan pelayanan terbaik bagi pesepeda,” ujar Aziz.

Baca Juga  Usai puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina) serta rangkaian ibadah lainnya, Jemaah haji yang tergabung dalam gelombang pertama secara berangsur – angsur akan dipulangkan ke tanah air. Kepulangan Jemaah haji gelombang pertama melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah mulai tanggal 4 Juli 2023. Kepala Biro Kesra Drs. H. Zulkifli Syukur yang juga Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Haji Antara (EHA) Riau mengatakan untuk kepulangan Jemaah haji Riau telah mempersiapkan transportasi jemaah dari Hang Nadim Batam menuju Pekanbaru. “Sebagaimana keberangkatan, Pemerintah Provinsi Riau telah mempersiapkan transportasi Jemaah haji mulai dari Hang Nadim Batam sampai ke Embarkasi Haji Antara Riau. Dengan menggunakan pesawat carteran Lion Air, Jemaah haji Riau akan diterbangkan dengan dua kali penerbangan,”ujarnya, Senin (3/7/2023). Lebih lanjut Zulkifli juga mengatakan sesampainya di bandara Sultan Syarif Kasim Pekanbaru Jemaah akan di jemput menggunakan armada bus untuk dibawa ke Asrama Haji Antara. “setibanya di Pekanbaru, Jemaah akan diangkut menggunakan armada bus yang telah disediakan Pemerintah Provinsi Riau. Jemaah akan di bawa ke EHA untuk selanjutnya dilakukan prosesi penerimaan oleh PPIH di Aula kedatangan,"tambahnya, Kemudian, Setelah selesai prosesi penerimaan Jemaah akan menjadi tanggung jawab PPIH daerah untuk kembali ke daerah masing – masing. Meskipun begitu PPIH EHA akan membantu proses kembalinya Jemaah ke daerah masing – masing. Sementara itu,Pelaksana harian (Plh) Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Riau, Muliardi menyambaikan bahwa untuk Jemaah haji kloter 2 asal Kota Pekanbaru akan dipulangkan pertama pada tanggal 5 Juli 2023 dengan maskapai Lion Air. Diperkirakan akan sampai di Asrama Haji Pekanbaru pada pukul 10.55 WIB. Lalu disusul dengan kepulangan jemaah haji kloter 4 (Kabupaten Kampar) pada 6 Juli, kloter 6 (Indragiri Hilir) dan kloter 7 (Kampar) pada 7 Juli, kloter 8 (Rokan Hilir dan Pekanbaru) dan Kloter 9 (Pekanbaru) pada 8 Juli, Kloter 10 (Bengkalis) pada 9 Juli. Kemudian kloter 11 (Pelalawan) pada 10 Juli, kloter 12 (Rokan Hulu) pada 11 Juli, Kloter 13 (Kuantan Singingi dan Dumai) pada 13 Juli, Kloter 14 (Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir) pada 14 Juli, Kloter 15 (Siak dan Kuantan Singingi) pada 15 Juli, Kloter 16 (Indragiri Hilir dan Pekanbaru) pada 16 Juli. “Terakhir, kloter 32 dan 33 asal Pekanbaru, Indragiri Hilir dan Kampar akan dipulangkan ke tanah air pada 3 Agustus 2023,” tutupnya.

Menurutnya, komitmen Pemkot Magelang agar menjadi kota ramah sepeda mendapat penilaian yang luar biasa. Kota Magelang dinilai memperhatikan pesepeda dan ini merupakan program pemerintah dalam upaya mengurangi polusi karbon.

Pada kesempatan itu, Aziz juga menyatakan mendapatkan ilmu baru untuk mengembangkan wisata sepeda di wilayahnya, terlebih saat pandemi Covid-19 ini. Apalagi, Kota Magelang memiliki potensi yang bagus untuk dikembangkan, sehingga inisiasi tersebut akan disokong dengan anggaran. Hal itu juga sudah didukung dengan tersedianya fasilitas jalur sepeda.

“Makanya kami mengundang B2W untuk penataan yang akan dimulai. Kami mendapat masukan jika olahraga sepeda itu bisa berkembang, potensi dan peluangnnya besar. Pemkot mendukung anggaran dan perangkatnya,” terang Aziz.

Baca Juga  Pemkab Purbalingga Berikan Bansos Rutin untuk Warga Difabel

Sebelum acara penyerahan penghargaan, dilakukan bersepeda bersama dengan start di depan Polres Magelang Kota. Kemudian, menyusuri kawasan Alun-alun, melewati kawasan Jalan Pemuda (Pecinan), Jalan Tidar hingga Pendopo Pengabdian di kompleks rumah jabatan Wali Kota Magelang.

Dirjen Otda Kemendagri Akmal Malik mengapresiasi Kota Magelang sebagai daerah yang berkomitmen terhadap pesepeda. Pihaknya mendorong kota ini juga mengembangkan wisata sepeda.

“Kota Magelang mendapatkan predikat sebagai Kota Ramah Sepeda. Saya ingin Magelang itu bisa memanfaatkan momentum ini menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat, menumbuhkan komunitas-komunitas sepeda yang bisa mendorong wisata-wisata sepeda,” kata Akmal, dilansir jatengprov.go.id.

Ditambahkan, keberadaan wisata sepeda tersebut nantinya bisa mendatangkan turis dan mendorong lama tinggal wisatawan di Magelang. Pemerintah daerah harus memfasilitasi, bukan sekadar jalur sepeda, namun memberikan manfaat dan tambahan penghasilan.

Baca Juga  Kondisi Terkini, Banjir Papakelan Rendam Ratusan Rumah

“Jangan cuma jalur saja, tapi wisata sepeda yang bermanfaat bagi masyarakat, yang memberikan tambahan penghasilan. Itu harus kita dorong karena tugas pemda itu membuat masyarakat sejahtera,” kata Akmal yang juga pembina B2W Indonesia itu. (*/cr1)

News Feed