Site icon SIN Riau

Kemenkes RI Serahkan X-Ray Portable untuk Perkuat Penanganan Tuberkulosis di Riau

RIAU.SIN.CO.ID – Pemerintah terus memperkuat upaya percepatan eliminasi tuberkulosis (TB) melalui peningkatan layanan kesehatan dan penyediaan peralatan medis yang lebih mudah diakses masyarakat. Satu di antara langkah strategis yang dilakukan adalah menghadirkan teknologi pemeriksaan yang mampu menjangkau daerah-daerah terpencil.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pemberian bantuan X-Ray Portable oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia kepada Provinsi Riau. Penyerahan bantuan berlangsung di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau, Selasa (04/08/2026).

Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Okta, mengatakan bahwa dirinya mendapat amanah langsung dari Presiden Republik Indonesia dan Menteri Kesehatan untuk memimpin percepatan penanganan tuberkulosis bersama Wakil Menteri Dalam Negeri di berbagai daerah.

Ia menambahkan, Provinsi Riau menjadi daerah ke-21 yang dikunjungi dalam rangkaian sosialisasi program nasional pemberantasan TB.

“Bapak Presiden dan Bapak Menteri Kesehatan meminta saya memimpin langsung penanganan TB ini bersama Pak Wamendagri. Provinsi Riau merupakan provinsi ke-21 yang kami kunjungi dalam rangkaian sosialisasi ini, dan dua hari lagi kami akan melanjutkan kegiatan serupa di Sulawesi Selatan,” ujar Wamenkes RI Benjamin.

Dijelaskan, kinerja pemerintah daerah beserta tenaga kesehatan selama ini telah bekerja dengan baik. Namun, menurutnya masih terdapat sejumlah aspek mendasar yang perlu diperkuat agar target eliminasi TB dapat tercapai secara optimal. Oleh karena itu, diberikan bantuan X-ray portabel untuk memudahkan deteksi dini tuberkulosis.

“Kerja teman-teman di daerah selama ini sudah bagus, namun ada beberapa hal mendasar yang perlu kita tingkatkan dan perbaiki bersama-sama. Terkait dengan fasilitas pemeriksaan di Provinsi Riau, Kemenkes menyalurkan bantuan 21 unit X-ray portable,” jelasnya.

Diungkapkan, perangkat X-Ray Portable tersebut dirancang dengan ukuran ringkas sehingga mudah dibawa oleh tenaga kesehatan ke berbagai wilayah yang sulit dijangkau. Strategi tersebut diharapkan mampu mempercepat penemuan kasus melalui pemeriksaan langsung di tengah masyarakat.

“Alat ini sengaja didesain sangat praktis dengan berat hanya 3 kg, sehingga bisa dibawa langsung ke kampung-kampung hingga Posyandu untuk keperluan diagnosis dini. Strategi ini adalah bentuk jemput bola, kita tidak ingin masyarakat di pelosok desa harus menempuh perjalanan 1-2 jam menggunakan kendaraan hanya untuk memeriksakan diri ke Puskesmas. Kita yang datang mengejar dan mendeteksi mereka di lapangan,” ungkapnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengapresiasi langkah Kementerian Kesehatan RI atas perhatian yang diberikan kepada Provinsi Riau melalui penyaluran bantuan alat kesehatan tersebut.

Menurutnya, X-Ray Portable akan mempercepat proses penemuan kasus sekaligus mendukung penegakan diagnosis TB, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil dan memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan.

“Kami juga menyampaikan terima kasih atas bantuan Portable X-Ray untuk mempercepat penemuan kasus dan penegakan diagnosis TB hingga ke pelosok desa,” tutur Plt Gubri SF Hariyanto.

Selain bantuan peralatan, Plt Gubernur SF Hariyanto juga berharap dukungan Kementerian Kesehatan dapat terus berlanjut melalui penguatan fasilitas diagnostik di RSUD Arifin Achmad. Ia menilai keberadaan laboratorium berstandar BSL-2 Plus akan semakin memperkuat kapasitas layanan kesehatan di Riau dalam mendukung program nasional eliminasi tuberkulosis.

“Pada kesempatan ini, saya juga berharap kepada bapak Wamenkes untuk penguatan sarana diagnosis dan laboratorium TBC di RSUD Arifin Achmad, termasuk laboratorium berstandar BSL-2 Plus, dapat dilanjutkan bersama Kementerian Kesehatan,” harapnya.

Exit mobile version