BREBES – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama kiai Majlis Dzikir Al-Tsawab se -Jawa Tengah menggelar zikir dan doa bersama untuk keselamatan bangsa, Minggu (15/8/2021) malam.
Kegiatan yang sekaligus sebagai doa dalam rangka HUT ke-71 Jawa Tengah tersebut berlangsung di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Habibatain, Desa Kalilangkap, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes. Diikuti anggota majlis zikir secara virtual di daerah lain, doa bersama dilakukan dengan pembacaan ayat suci dan zikir.
Para peserta zikir terlihat khusyuk mengikuti acara. Mereka hanyut dalam doa dan bacaan zikir yang mereka lantunkan sampai malam mendekati larut.
Baca Juga Usai puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina) serta rangkaian ibadah lainnya, Jemaah haji yang tergabung dalam gelombang pertama secara berangsur – angsur akan dipulangkan ke tanah air. Kepulangan Jemaah haji gelombang pertama melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah mulai tanggal 4 Juli 2023. Kepala Biro Kesra Drs. H. Zulkifli Syukur yang juga Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Haji Antara (EHA) Riau mengatakan untuk kepulangan Jemaah haji Riau telah mempersiapkan transportasi jemaah dari Hang Nadim Batam menuju Pekanbaru. “Sebagaimana keberangkatan, Pemerintah Provinsi Riau telah mempersiapkan transportasi Jemaah haji mulai dari Hang Nadim Batam sampai ke Embarkasi Haji Antara Riau. Dengan menggunakan pesawat carteran Lion Air, Jemaah haji Riau akan diterbangkan dengan dua kali penerbangan,”ujarnya, Senin (3/7/2023). Lebih lanjut Zulkifli juga mengatakan sesampainya di bandara Sultan Syarif Kasim Pekanbaru Jemaah akan di jemput menggunakan armada bus untuk dibawa ke Asrama Haji Antara. “setibanya di Pekanbaru, Jemaah akan diangkut menggunakan armada bus yang telah disediakan Pemerintah Provinsi Riau. Jemaah akan di bawa ke EHA untuk selanjutnya dilakukan prosesi penerimaan oleh PPIH di Aula kedatangan,"tambahnya, Kemudian, Setelah selesai prosesi penerimaan Jemaah akan menjadi tanggung jawab PPIH daerah untuk kembali ke daerah masing – masing. Meskipun begitu PPIH EHA akan membantu proses kembalinya Jemaah ke daerah masing – masing. Sementara itu,Pelaksana harian (Plh) Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Riau, Muliardi menyambaikan bahwa untuk Jemaah haji kloter 2 asal Kota Pekanbaru akan dipulangkan pertama pada tanggal 5 Juli 2023 dengan maskapai Lion Air. Diperkirakan akan sampai di Asrama Haji Pekanbaru pada pukul 10.55 WIB. Lalu disusul dengan kepulangan jemaah haji kloter 4 (Kabupaten Kampar) pada 6 Juli, kloter 6 (Indragiri Hilir) dan kloter 7 (Kampar) pada 7 Juli, kloter 8 (Rokan Hilir dan Pekanbaru) dan Kloter 9 (Pekanbaru) pada 8 Juli, Kloter 10 (Bengkalis) pada 9 Juli. Kemudian kloter 11 (Pelalawan) pada 10 Juli, kloter 12 (Rokan Hulu) pada 11 Juli, Kloter 13 (Kuantan Singingi dan Dumai) pada 13 Juli, Kloter 14 (Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir) pada 14 Juli, Kloter 15 (Siak dan Kuantan Singingi) pada 15 Juli, Kloter 16 (Indragiri Hilir dan Pekanbaru) pada 16 Juli. “Terakhir, kloter 32 dan 33 asal Pekanbaru, Indragiri Hilir dan Kampar akan dipulangkan ke tanah air pada 3 Agustus 2023,” tutupnya.
Menurut koordinator acara, KH Muhammadun Sya’roni, kegiatan dilakukan untuk memperingati hari jadi Jateng. Tujuannya, sebagai bentuk syukur kepada pendahulu yang telah memberi pondasi kemajuan.
“Kebetulan Jawa Tengah ulang tahun. Jadi kita patut bersyukur kepada pendahulu-pendahulu kita yang telah memberikan pondasi-pondasi kemajuan yang saat ini kita rasakan, baik itu di pendidikan, di ekonomi dan lain sebagainya,” kata Muhammadun, di masjid Ponpes Al Habibatain, Minggu malam.
Dalam kegiatan hari jadi itu, dia berdoa agar Provinsi Jateng makin tangguh, serta ke depannya lebih mapan. Masyarakatnya pun bisa terus membanggakan. Dia juga berharap Jawa Tengah bisa menginspirasi provinsi lainnya.
Menurutnya, kegiatan diikuti secara serentak di daerah lain. Hal itu sesuai dengan harapannya sebagai koordinator acara.
“Alhamdulilah tadi saya lihat memang semua mengikuti. Bahkan yang tadinya saya pikir tidak seramai ini, tadi partisipan sampai 50 orang lebih,” terangnya.
Kegiatan juga sebagai bentuk perhatian kepada sesama yang tengah berjuang melawan pandemi. Sebab virus tersebut semakin mengancam dan bahkan menyebabkan banyaknya korban jiwa.
Dengan kegiatan doa, lanjut dia, harapannya suasana akan kembali seperti sedia kala. Yaitu, kembali sehat dan selamat. Sehingga, bangsa ini akan selamat berkat doa yang telah dipanjatkan.
Pengasuh Ponpes Al Habibatain KH Muhammad Khoif Sya’roni mengatakan, santrinya yang terlibat ikut doa bersama ada sekitar 50-60 orang. Dengan bacaan di antaranya Surat Al Kahfi dan Ratibul Hadad, yang intinya berisi doa keselamatan.
“Mudah-mudahan wabah yang melanda Jawa Tengah khususnya, dan Indonesia pada umumnya, segera diangkat oleh Allah SWT,” ucapnya penuh harap. (*/cr1)
Sumber: aceh.siberindo.co